Logo
Munich Personal RePEc Archive

KENAIKAN HARGA MINYAK DUNIA DAN IMPLIKASINYA BAGI INDONESIA

Nizar, Muhammad Afdi (2002): KENAIKAN HARGA MINYAK DUNIA DAN IMPLIKASINYA BAGI INDONESIA. Published in: Business News No. 6779 (24 June 2002): 1C-4C.

[thumbnail of MPRA_paper_65770.pdf]
Preview
PDF
MPRA_paper_65770.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Belakangan ini, harga minyak mentah di pasar internasional cenderung berfluktuasi dengan tendensi yang menaik. Kenaikan harga minyak ini terutama dipicu oleh pengurangan kuota produksi minyak negara-negara anggota OPEC, konflik yang terjadi di Timur Tengah akibat invasi Israel terhadap wilayah Palestina dan pemogokan buruh di Venezuela, yang kemudian menimbulkan ekspektasi bakal terjadinya kekurangan pasokan minyak di pasar dunia. Kenaikan harga minyak ini lebih lanjut diperkirakan akan membawa implikasi negatif terhadap kinerja output dunia, yang pada gilirannya akan memperlambat proses pemulihan ekonomi dunia. Bagi Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil minyak, cenderung naiknya harga minyak internasional, selain memberikan keuntungan sekaligus juga menimbulkan konsekuensi berupa bertambahnya beban anggaran (APBN) yang harus ditanggung oleh pemerintah. Salah satu cara untuk menetralisir pengaruh kenaikan harga minyak internasional terhadap beban APBN adalah dengan menaikkan harga BBM di dalam negeri. Implikasinya, harga-harga di dalam negeri cenderung bergerak naik, mengingat bobot harga BBM tersebut di dalam keranjang IHK cukup signifikan.

Atom RSS 1.0 RSS 2.0

Contact us: mpra@ub.uni-muenchen.de

This repository has been built using EPrints software.

MPRA is a RePEc service hosted by Logo of the University Library LMU Munich.