Munich Personal RePEc Archive

Dampak Kepemilikan Asing terhadap Pasar Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia

Mansur, Alfan and Al Arif, Munafsin (2017): Dampak Kepemilikan Asing terhadap Pasar Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia. Published in: Buku Penguatan Fundamental Sektor Keuangan Dalam Mendukung Stabilitas Perekonomian , Vol. -, No. - (June 2017): pp. 117-139.

[img] PDF
MPRA_paper_93944.pdf

Download (554kB)

Abstract

Kepemilikan investor nonresiden pada surat berharga negara (SBN) saat ini relatif cukup tinggi. Dibandingkan beberapa negara di kawasan seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan, porsi kepemilikan investor non residen di Indonesia merupakan yang tertinggi. Hal ini dapat meningkatkan risiko apabila terjadi sudden reversal. Tulisan ini bertujuan untuk tidak hanya mengukur dampak perubahan arus modal masuk maupun arus modal keluar oleh investor nonresiden terhadap perubahan yield dan volatilitas yield, lebih dalam lagi juga dengan mempertimbangkan kondisi pasar keuangan global. Hasil empiris menunjukkan bahwa aliran keluar/masuk modal asing terbukti secara statistik berpengaruh terhadap kinerja SBN secara signifikan. Hasil empiris juga menunjukkan bahwa masuk dan keluarnya modal asing memiliki dampak yang asimetris terhadap kinerja pasar SBN. Dampak negatif arus modal keluar lebih besar daripada pengaruh positif ketika modal asing masuk ke pasar SBN. 1 persen penurunan kepemilikan asing pada SBN menaikkan yield SBN sebesar ±16 bps s.d. 41 bps. Sedangkan 1 persen kenaikan kepemilikan asing pada SBN hanya menurunkan yield SBN sebesar ±15 bps s.d. 30 bps. Hal yang bisa dilakukan regulator untuk mengurangi potensi dampak sudden reversal adalah dengan memperdalam pasar keuangan itu sendiri dengan mendorong partisipasi investor domestik lebih besar lagi, terutama dari pengelola sovereign wealth fund, sehingga akan menciptakan pasar dan memperdalam likuiditas pasar keuangan Indonesia.

UB_LMU-Logo
MPRA is a RePEc service hosted by
the Munich University Library in Germany.